Surat Pengakuan Kekalahan
Aku suka menulis. Menulis menjadi salah satu kegiatan yang ingin aku pelajari lebih dalam. Tetapi, banyak hal yang membuatku sadar bahwa Menulis bukanlah bakatku. Menulis juga bukan hobiku. Menulis hanyalah perantara bagiku untuk mengungkapkan perasaan, karena terkadang aku sulit mengenali emosiku sendiri. Rasanya, beberapa orang memang ditakdirkan untuk menulis. Beruntunglah kalian, pemuda dengan masa depan yang telah terencana. Yang sudah mengetahui kemana kalian akan berlabuh. Berbeda denganku yang masih selalu bertanya kepada diri sendiri, "kemana tujuan hidupku?" Rasanya, aku memang tidak berbakat dalam hal apapun. Dengan ini, kunyatakan kekalahanku. Aku telah kalah dari rasa pesimis terhadap diriku sendiri.