Fiksi Mini : Wanita di Sudut Jalan (Thriller)
Wanita di Sudut Jalan Terik. Matahari telah mencapai ujung cakrawala langit. Sinarnya begitu terang, menghasilkan sengatan panas yang terasa hingga ubun-ubun. Suasana siang ini begitu sepi, tetapi tidak dengan isi kepalaku yang kian bising. Lagi-lagi, tatapanku tertuju pada seorang wanita yang berada di seberang jalan. Dengan perawakan pendek, rambut tidak tertata, dan raut wajah muram, ia benar-benar terlihat seperti seseorang yang sedang putus asa. Sudah beberapa hari ini, ia melewati sudut jalan itu di jam yang sama. Kedatangannya bukanlah semata-mata tanpa tujuan, melainkan dengan secercah harapan yang tidak diketahui banyak orang. Mungkin akulah salah satu dari sedikit orang yang memahami harapan terpendam wanita asing itu. Bagaimana tidak? Akulah satu-satunya orang yang memperhatikan wanita itu dari kejauhan. Pada pukul 12.00 tepat, wanita itu akan muncul dengan tumpukan kertas yang ia genggam. Dengan komposisi warna monokrom, terlihat potret seekor anjing yang lehernya...